-->

Kisah Friedrich Silaban yang merancang Masjid Istiqlal


Friedrich Silaban  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Friedrich Silaban, Anak Pendeta yang Rancang Masjid Istiqlal", https://nasional.kompas.com/read/2016/02/22/09450081/Kisah.Friedrich.Silaban.Anak.Pendeta.yang.Rancang.Masjid.Istiqlal.  Penulis : Fabian Januarius Kuwado


Hidup Friedrich Silaban dapat dibilang gemilang dan cemerlang. Lahir 16 Desember 1912 di Bonandolok, Sumatera Utara, dia bersekolah di HIS Narumonda, Tapanuli, Sumatera Utara dan Koningin Wilhelmina School, sebuah sekolah teknik di Jakarta. Namun, penganut Kristen Protestan dan anak seorang pendeta miskin itu telah melahirkan berbagai bangunan modern pada masanya hingga kini menjadi bangunan bersejarah. Salah satunya ialah kemegahan sekaligus simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia, Masjid Istiqlal, Jakarta, yang resmi digunakan tepat 38 tahun lalu. Pada tahun 1955, Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno mengadakan sayembara membuat desain maket Masjid Istiqlal.

Friedrich Silaban  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Friedrich Silaban, Anak Pendeta yang Rancang Masjid Istiqlal", https://nasional.kompas.com/read/2016/02/22/09450081/Kisah.Friedrich.Silaban.Anak.Pendeta.yang.Rancang.Masjid.Istiqlal.  Penulis : Fabian Januarius Kuwado

Sebanyak 22 dari 30 arsitek lolos persyaratan. Bung Karno sebagai Ketua Dewan Juri mengumumkan nama Friedrich Silaban dengan karya berjudul "Ketuhanan" sebagai pemegang sayembara arsitek masjid itu. Bung Karno menjuluki F Silaban sebagai "By the grace of God" karena memenangi sayembara itu. Gereja Katedral dengan latar kubah Masjid Istiqlal yang belum selesai dibangun. Pada 1961, penanaman tiang pancang baru dilakukan. Pembangunan baru selesai 17 tahun kemudian dan resmi digunakan sejak tanggal 22 Februari 1978. Jadi, hari ini merupakan peringatan ke-38 tahun Masjid Istiqlal. Dikutip dari surat kabar Kompas edisi 21 Februari 1978, enam tahun setelah Masjid Istiqlal selesai dibangun, F Silaban mengatakan, "Arsitektur Istiqlal itu asli, tidak meniru dari mana-mana, tetapi juga tidak tahu dari mana datangnya." "Patokan saya dalam merancang hanyalah kaidah-kaidah arsitektur yang sesuai dengan iklim Indonesia dan berdasarkan apa yang dikehendaki orang Islam terhadap sebuah masjid," lanjut dia.

0 Response to "Kisah Friedrich Silaban yang merancang Masjid Istiqlal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel