-->

Biografi Iis Dahlia


Nama aslinya Iis Laeliyah atau lebih dikenal Iis Dahlia (lahir di Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972; umur 46 tahun) adalah penyanyi serta juga pesepak bola sinetron berkebangsaan Indonesia. Dimana album-album Iis Dahlia berhasil serta melegenda ditelinga masyarakat. Ada lagu Iis Dahlia yang terkenal antara lain, Tamu Tak Diundang, Payung Hitam, Cinta Bukanlah Kapal juga Seroja.




Dikatahui Iis Dahlia menikah dengan Dadang Indrajaya seorang pengusaha yang telah duda. Di mana dari pernikahan ini mereka dikaruniai seorang anak perempuan Salshadilla Juwita (lahir 14 Juni 1998) kabarnya kini sedang dekat dengan salah satu duo kembar Rizky-Ridho jebolan DA (Dangdut Academy). Pernikahan ini tak berlangsung lama. Keduanya sepakat bercerai. Selanjutny Iis Dahlia pun menikah lagi dengan seorang pilot, Satrio Dewandono, yang biasa disapa Andri.Dari pernikahan keduanya mendapatkan seorang anak Devano Danendra.


Perjalan Karier serta Prestasi
Semenjak masih kecil Iis Dahlia sangat suka menyanyi serta bercita-cita menjadi penyanyi. Malahan ketika masih duduk di bangku kelas 4 SD. Ia sudah tampil di panggung menyumbangkan lagu dengan iringan Orgen Tunggal dalam pesta perkawinan atau perayaan 17 Agustus. Pada waktu itu Elvy Sukaesih serta Rita Sugiarto tengah naik daun & nama Evie Tamala baru mulai merambat naik.




Untuk meraih cita-citanya sebagai penyanyi, Iis melanjutkan SMPnya di Bandung. Iis Dahlia juga les vokal di HAPMI (Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia). Dia belajar dengan (almarhum) Jajat vokalis grup band Paramour. Salah seorang peserta les vokal di tempat ini, yang akhirnya sukses menjadi penyanyi kenamaan adalah Inka Christie.


Tapi Bandung belum memuaskan hasrat Iis Dahlia. Akhirnya ia hijrah ke Jakarta ketika naik ke kelas 2 SMP. Iis Dahlia mulai menyanyi di "Taman Impian Jaya Ancol" setiap malam Minggu & memperoleh honor sebesar Rp.90.000 setiap bulannya. Diketahui Iis Dahlia masih berumur 14 tahun waktu itu. Tak lama selepas dikontrak sebagai penyanyi tetap di Ancol, Iis Dahlia kemudian dikontrak menjadi penyanyi tetap di Taman Ria Monas & Taman Mini Indonesia Indah.


Performa sebagai bintang Dimulai ketika menjadi Bintang Tamu Acara Wajah Baru TVRI 1987. Kemudian Iis Dahlia Diminta TVRI menjadi bintang Tamu Pentas Lenong. Rupanya Performa Iis Dahlia Mengundang Perhatian Perusahaan Produser Rekaman Akurama Record.


Pada Tahun 1987 Iis Dahlia di beri peluang untuk Menyanyikan lagu-lagu Mandarin yang dialihkan menjadi Bahasa Indonesia. Usaha dan perjuangan Iis Dahlia agar bisa menjadi penyanyi professional. Iis Dahlia pernah ditipu ketika ingin mengikuti tes acara Wajah Baru di TVRI satu-satunya stasiun TV yg ada di Indonesia waktu itu. Uang sebesar RP.800.000 (jumlah yang sangat besar waktu itu) amblas ditilep seorang wanita yg mengaku mampu menyertakan Iis dalam acara tersebut.


Tapi Iis Dahlia tidak pantang menyerah. Akhirnya tahun 1989 dengan proses panjang lagi, Iis memperoleh peluang untuk tampil dalam acara Wajah Baru di TVRI. Dari acara inilah akhirnya Iis ditawari kontrak untuk menjadikan Enam album rekaman juga.


Walau sempat ragu karena rekaman yang dimaksud adalah untuk album lagu dangdut, Sementara Iis Dahlia Membawa Semple Pop. Iis menanda­tangani surat perjanjian kontrak rekaman itu. Untuk setiap album Iis dibayar Rp.750.000 serta produser langsung melunasi pembayaran kontrak untuk Enam album itu.


Album pertama Iis Dahlia tak begitu berhasil, walau dia mengubah namanya menjadi Iis Dahlia agar terdengar lebih komersial. Tapi melalui lagu "Tamu Tidak Diundang" dalam album keduanya, nama Iis Dahlia langsung melambung. Konon penjualan album keduanya ini menembus angka satu juta kopi dalam waktu beberapa bulan ludes dipasaran serta Sukses masuk Museum Rekor Indonesia.


Iis Dahlia juga dianggap sebagai penyanyi dangdut yang ikut menaikkan kelas musik dangdut di mata masyarakat, di samping Evie Tamala, Ikke Nurjanah & Cici Faramida. Perihal ini karena performa Iis terkesan kalem namun berkelas, kostum yang tak berlebihan, serta goyangan yang tak seronok. Performa serta reputasi mereka tidak kalah dengan penyanyi Pop atau Jazz.


Penghargaan pertama yang diterima Iis Dahlia adalah HDX Award (1990). Ini untuk menghargai penjualan album Iis yang sukses mencapai jumlah tertinggi pada tahun itu. Suatu prestasi yang Tidak Gampang Diraih karena bertahun- tahun selalu ditempati Itje Trisnawati.


Pertama Kali diadakan Anugrah Dangdut Indonesia (ADTPI) 1997, Iis sukses menjadi “Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik” mengalahkan Evie Tamala, Ikke Nurjanah, Lilis Karlina, Ine Sinthya serta Cici Faramida.


Film
Kentut (2011) bersama Deddy Mizwar & Ira Wibowo
Sinetron
Sepekan Sinetron Remaja TVRI (1991)
Gara-gara (1996- 1997)
Sejora (2000)
The Lajang (2001)
PadaMu Aku Bersimpuh (sinetron ramadhan) (2001)
Maha Pengasih (2001)
3 Orang Perempuan (2001- 2002)
Mata Hati (2005)
FTV
Matahatiku
Aku Disusui Maduku
Matinya Raja Kawin Kontrak
Kampung Dangdut
Kejora
Penghargaan Iis Dahlia


(1990) Golden HDX AWARD "Album 1 juta Copy" album (Tamu Tak Diundang)
(1990) REKOR MURI INDONESIA "Album Terlaris 1juta copy" album (Tamu Tak Diundang)
(1995) Video Clip DANGDUT Pertama Menempuh MTV album (Payung Hitam)
(1997) Golden HDX AWARD "Album 1 juta Copy" album (KECEWA)
(1997) ADTPI "Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik" album (KECEWA)
(1997) REKOR MURI INDONESIA "Album Video Clip Terbanyak" album (KECEWA)
(1997) "Lirik Lagu Terbaik Munif Bahasuan" album (KECEWA)
(1998) PIALA LIGA TPI "Tangga Lagu Enam Minggu Berturut turut posisi Pertama" album (Tanda Cinta)
(1999) AMI Award "Lagu Coververtion Terbaik" album (Bulan Purnama/Ditinggal Kekasih)
(2001) AMI Award "Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik" album (Asmara Kurindu)
(2002) ADTPI "Lagu Dangdut Terbaik" album (Bagai Ranting Yang Kering)
(2002) ADTPI "Penyanyi Dangdut Favorite" album (Bagai Ranting Yang Kering)
(2005) AMI Award "Penyanyi Dangdut Melayu Wanita Terbaik" album (Janji Hati)
(2010) AMI Award "Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik" album (Ajarkan)
(2013) MNCTV Dangdut Award "Penampilan Terpopuler" album (Rindu)
(2013) MNCTV Dangdut Award "Video Clip Terpopuler" album (Rindu)



dan masih banyak lagi yg belum kami ketahui.


Diskografi
Solo
(1986) Lagu lagu Mandarin
(1987) Lagu lagu Mandarin
(1989) Juned
(1990) Tamu Tak Diundang
(1990) Air Mata Tiada Arti
(1991) Plin Plan "Pop Sunda"
(1992) Kumaha "Pop Sunda"
(1993) Janda Kembang
(1993) Ibarat Mencari Jarum Dilautan
(1993) Cinta Bukanlah Kapal
(1994) Mata Hatiku
(1994) Kasih
(1994) Sakitnya Hatiku
(1995) Payung Hitam
(1995) Kejam
(1995) Lupa Diri
(1995) Darah Biru
(1995) Cinta Yang Ternoda
(1996) Rambut Sama Hitam
(1996) Turun Ranjang
(1997) Kecewa
(1997) Aku Bagai Tawanan
(1998) Tanda Cinta
(1999) Ditinggal Kekasih
(2000) Asmara Ku Rindu
(2001) PadaMu Aku Bersimpuh "REALIGI"
(2001) Kanda “POP”
(2002) Bagai Ranting Yang Kering
(2004) Dangdut Samudera
(2005) Janji Hati cipt. Rita Sugiarto
(2007) Symphoni Malam
(2008) Tiada Duanya
(2008) Tunjukkanlah "REALIGI"
(2010) Ajarkan
(2011) Rindu "JAZZ"
(2014) Jomblo Senior cipt. Melly Goeslaw
(2015) Cinta Apalah Apalah
(2015) Mengapa

DUET
(1991) Gadis Desa & Supir Taxi, ft. Yus Yunus
(1992) Arjun, ft. Yus Yunus
(1993) Gara-Gara Malam Minggu, ft. Tommy Ali
(1999) Miliki Aku Dengan Cinta, "JAZZ" ft. Fieter F Gontha
(2002) Kuch Kuch Hotta Haii, ft. Ashraff

TRIO
3 PRIMADONA


(Iis Dahlia, Erie Suzan, Dewi Purwati)
(1991) Aha Uhu
(1994) Demam Dangdut


TRIO SEKAR LANGIT


(Camelia Malik, Evie Tamala, Iis Dahlia)
(1997) Balada Dangdut
(1997) Tentang Cinta



TRIO SIAN "Seniman Anti Narkoba"


(Rita Sugiarto, Iis Dahlia, Ronny Tanuwijaya)
(2005) Narkoba



TRIO D'Mawar


(Evie Tamala, Iis Dahlia, Ine sinthya)
(2010) Kau Tetap Kusayang



TRIO DIVA GAUL


(Iis Dahlia, Yuni Shara, Krisdayanti)
(2012) Nurlela

Kolaborasi


(2004) Yatim Piatu - (Rhoma Irama, Evie Tamala, Iis Dahlia, Cici Faramida, Ikke Nurjanah) Pammi All Star
(2009) Hampa Hatiku - (UNGU band, Iis Dahlia, 7 Kurcaci) Penguasa Hati
(2010) Hello - D'Duta (Evie Tamala, Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Cici Paramida, Erie Suzan, Ine Sinthya, Iyeth Bustami, Kristina)



Lagu-lagu sountrack sinetron
1 FULL ALBUM" Sinetron Balada Dangdut
Matahariku
Pergi Tanpa Pesan
Timang Timang
Darah Biru
Seroja
Dosa Dan Siksa
Renungkanlah
Fatwa Pujangga
Diambang Sore
PadaMU Aku Bersimpuh - Padamu Aku Bersimpuh (RCTI)
Tanda Cinta Ibu Sehari (TPI)
Rindu Ingin Jadi Seleb (RCTI)
Payung Hitam Mega Kreasi Film (Indosiar)
Kecewa Mega Kreasi Film (Indosiar)
Acara TV[sunting | sunting sumber]
In dangdut TPI (2003)
Dangdut Ria fantasi TVRI (2012)
CERITAKU : Perjalan Karir "Iis Dahlia" TVRI
Satu Jam Lebih Dekat Bersama “Iis Dahlia” (28 Juni 2013) - TVONE
(OVJ) Overa Van Java Perjalanan Karir Iis Dahlia 5 November 2013
D'Terong Show Indosiar (2014-sekarang)
D Academy Indosiar
Bintang Pantura Indosiar

Iklan
Suami Siaga (1998-2000)
Contrexcyn
Kunci Emas
Lifeboy Shampo
Hemaviton
Alang Sari
Sari Roti
Viostin DS
Minyak Bimoli
Inilah lagu-lagu yang dipopulekan oleh Iis Dahlia
Ada Gula Ada Semut Ft Yus Yunus (Cipt. Ma'ruf Ardad)
Aduh Sakitnya (Cipt. Endang Raes)
Air Mata Tiada Arti (A. Zakaria)
Ajarkan
Aku Bagai Tawanan (Cipt. Rio Astar)
Aku Cocok (Cipt. Aat Arsyad)
Aku Hanya Punya Cinta (Cipt. Beny Patas)
Apanya Sih (Cipt. Ukat S)
Apa Sih Kurangnya Aku (Cipt. Azaz Semesta/Solid AG)
Arjun
Asmara Ku Rindu (Cipt. Nazwin)
Badai Kehidupan (Cipt. Iskandar/Rento Saky)
Bagai Ranting Kering (Cipt. Yonni Dores, Zoel Anggara)
Bagai Tertusuk Seribu Peniti (Cipt. Asmin Cayder)
Bahtera Tanpa Nahkoda
Banyak Hutang
Batin Menangis
Beban Asmara (Cipt. Munif Bahasuan)
Benih Asmara
Bulan Purnama (Cipt. Zakaria, Lilis Suryani)
Bunga Api (Cipt. Caca Handika)
Benar Jadi Salah (Cipt. Tarmo Cs)
Cari Angin
Cermin Yang Retak (Cipt. Taufik MB)
Cincin Pertunangan (Cipt. Wahab Yudes)
Cinta Bukanlah Kapal (Cipt. Zoel Anggara, Yoni Dorres)
Cinta Bukan Semangka (Cipt. Ugie Uturia)
Cinta Hampa (Cipt. A.Chalik)
Cinta Nakal (Cipt. Ferry AW)
Cinta Putih (Cipt. Kuntet M.Langit)
Cinta Segitiga
Cinta Yang Ternoda
Cinta Yang Tersita (Cipt. Imam S Arifin)
Cukup Sekali
Darah Biru (Cipt. Herman Passa)
Dendam (Cipt. Ukat S)
Dengarlah (Cipt. Ellya)
Derita Di Atas Luka
Di Ambang Pintu
Dia Punya Cinta Aku Punya Rasa
Di Ambang Sore (Cipt. Said Effendi/Ismail Marzuki)
Ditinggal Kekasih (Cipt. Munif Bahasuan)
Dosa dan Siksa (Cipt. Husein Bawafie)
Dunia
Engkau Milikku
Fatwa Pujangga (Cipt. Said Effendi)
Gelisah Hatiku
Gelora Cinta Ft Ashraff (Cipt. P. Ramlee, Ashraff)
Halimun Malam (Cipt. A. Chalik)
Hanya Sebuah Bintang
Harapan Hampa (Cipt. M. Mashabie)
Harga Diri (Cipt. Wiwin Ngesti)
Haruskah
Haruskah Ku Tanggung Malunya
Hatiku
Hatiku Bukan Batu (Cipt. Alwi Hassan)
Hitamnya Hatimu
Hujan (Cipt. Uchi Ardiansyah)
Ibarat Mencari Jarum Di Lautan
Janda Kembang
Jangan Kau Sangsi (Cipt. Anugrah S.H)
Jangan Menggoda
Jangan Mimpi (Cipt. Endang Raes)
Janji
Jodoh Takkan Kemana (Cipt. Ferry AW)
Juned
Kambing Hitam (Cipt.Yusuf Kelana Putra)
Kasih (Cipt. Noam Kamil, Ron, Irianti E)
Kau Bagi Cintamu
Keagungan Tuhan (Cipt. Malik BZ)
Kecewa (Cipt. Husein B/Munif Bahasuan)
Kehilangan (Cipt. Yus Yunus)
Kejam (Cipt. Safei Sroop)
Kembalikan Cintaku (Cipt. Jakcson Anggara)
Kembalilah Padanya (Cipt. Black Arianto)
Kepastian (Cipt. Aol Wafa)
Keputusan (Cipt. Uci Bebasari/Topo Lasido)
Laila Ft Yus Yunus (Cipt. Rudy Anand)
Lampu Pesta Sebagai Saksi (Cipt. Ericke RM/ Muchlis Radja)
Laut Cinta (Cipt. Windu Riesath)
Lilin Cinta (Cipt. Ferry AW)
Lipstik Siapa
Luber Cinta
Lupa Diri
Mahkota Yang Hilang (Cipt. Topo Lasido)
Malang (Cipt. Rhoma Irama)
Mana Tanggung Jawabmu
Mang Dadang
Mama Papa Ft Yus Yunus (Cipt. Ukat S)
Masih Adakah Rindu (Cipt. Zoel Anggara)
Matahariku (Cipt. Yusuf Kelana)
Mata Angin (Cipt. Taufik Apalah, Imam Joend)
Mata Hatiku (Cipt. Zoel Anggara, Joko Lesmono)
Mengukir Cinta
Mentah-mentah (Cipt. B. Makayock)
Merana-rana (Cipt. Yusuf Kelana)
Musibah
Nyanyian Derita
Pagar Dinding (Cipt. Black Arianto, Rosmia)
Payung Hitam (Cipt. Puji R, Minarmi)
Pengantin Palsu (Cipt. Mas Joko, Irpul S, Irjik S)
Penyesalan (Cipt. Maulana Syafei)
Pergilah (Cipt. Misnan Gebes/Abu Sulaiman)
Pergi Tanpa Pesan (Cipt. Ellya)
Permata
Plin Plan (Cipt. Nano S)
Rambut Dua Warna
Rambut Sama Hitam (Cipt. Jhonny Sam/Didiet Pri)
Rasa Putus Asa(Cipt. Manysur S)
Ratapan Anak Tiri (Cipt. M. Mashabie/Husein B)
Rayu- Rayu (Cipt. Syafei Sroop)
Rela Berkorban
Relakan (Cipt. Jalis Adiluhung)
Rembulan Jadi Gerhana (Cipt. Leo Waldy)
Renungkanlah (Cipt. Mashabie, Ali Alatas)
Rindu (Cipt. Ahmad Fad'aq)
Sabar Ada Batasnya
Sadarkah
Sajadah Biru (Cipt. Ferry AW, Yunus Era)
Sakitnya Hatiku (Cipt. Ukat S)
Sampai Jadi Darah
Sandiwara Cinta Sejati (Cipt. Lili RM/Ziffi Angurah)
Sebatas Pintu
Selamat Tinggal Kegelapan
Seroja (Cipt. Husein Bawafie)
Sopir Taksi dan Gadis Desa
Suasana (Cipt. Kuntet M.Langit)
Surat Undangan (Cipt. Benny Patas)
Susah Senang Sama-sama
Tabir Cinta (Cipt. Uchi Ardiansyah, Taufik Apalah)
Tamu Tak Diundang (Cipt. Ferry AW)
Tambatan Kasih (Cipt. Diding Z, Taufik Apalah)
Talak Tiga
Tali Perkawinan (Huasin Aziz)
Tanda Kasih (Cinta) (Cipt. Ukat S)
Tangisan Malam Pengantin (Cipt. Ririn S/Wahab Yudes)
Tanpa Batas Waktu
Terkubur Rindu (Cipt. Daeng Kasmar)
Terlalu Malam Dong Yang (Cipt. Andrie H, Eddy FM)
Terpaksa
Tertipu Cinta (Cipt. Misnan MZ/Abu Sulaiman)
Timang-timang (Cipt. Said Effendi)
Tipis (Cipt. Toto Aryo)
Tolak Belakang(Cipt. Dear Kawi)
Turun Ranjang (Cipt. Chandra MD)

0 Response to "Biografi Iis Dahlia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel