-->

BIIDATA LENGKAP IR. BASUKI TJAHAJA PURNAMA


BIIDATA LENGKAP IR. BASUKI TJAHAJA  PURNAMA



Nama lengkap                               :  Ir. Basuki Tjahaja Purnama
Nama Lain                                              Ahok
Profesi                                            :  pengusaha
Tempat / Tgl Lahir                        :  Bangka Belitung, 28 Juni 1966
Umur                                                  52 Tahun
Karya / Prestasi                             :  Anggota DPRD Kabupaten Belitung, 2004
                                                            Bupati Belitung Timur, 2005 - 2006
                                                            Anggota Komisi II DPR RI, 2009 - 2012
                                                            Wakil Gubernur DKI Jakarta, 2012-2014
                                                            Gubernur DKI Jakarta, 2014-2017

Perjalanan politik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berliku dan penuh kejutan. Banyak kisah kontroversial mengiringinya. Mengawali karirnya sebagai politikus daerah hingga menaklukkan ibu kota Jakarta, sekarang ia bertaruh kembali sebagai petahana untuk mempertahankan kursi 1 DKI.

Pria kelahiran Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966 adalah putra pertama dari pasangan Indra Tjahja Purnama (Tjoeng Kiem Nam) dan Buniarti Ningsing (Boen Nen Tjauw) dan memiliki tiga orang adik. Ia menikah dengan Veronica Tan, dan dikaruniai tiga orang anak yang bernama Nicholas Sean, Nathania, dan Daud Albeenner.

Ahok menyelesaikan pendidikan SD hingga SMP di Belitung, kemudian ia melanjutkan pendidikan menengah atas di SMA III PSKD Jakarta, lalu melanjutkan studinya di jurusan Teknik Geologi, Falkultas Teknik Universitas Trisakti, dan berhasil mendapatkan gelar insinyur tahun 1990.

Di usia yang cukup muda, 24 tahun, ia berhasil mendapatkan gelar insinyurnya. Ia pun kembali melanjutkan pendidikan magisternya di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya dan mendapatkan gelar Master Manajemen pada tahun 1994.

Ahok mengawali kiprahnya di dunia bisnis tahun 1992, sebagai Direktur PT Nurindra Ekapersada. Kemudian di tempat berbeda, tahun 1994 Basuki Tjahaja Purnama bekerja di PT Simaxindo dan berhenti tahun 1995. Ia memilih mendirikan pabrik pengolaan pasir kuarsa di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur. Pabrik miliknya adalah yang pertama di Pulau Belitung. Tahun 2004, Basuki Tjhaja Purnama berhasil meyakinkan seorang investor Korea untuk membangun Tin Smelter atau pelabuhan biji timah di KIAK.

Selain memiliki keahlian dalam berbisnis dan bernegosiasi, Basuki Tjahaja Purnama  terus melebarkan sayap karirnya. Ia mulai melangkahkan karir politiknya dengan bergabung bersama Partai Indonesia Baru (PIB) pada tahun 2004 dan ditunjuk sebagai ketua DPC PIB Kabupaten Belitung.

Pada tahun yang sama dia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Belitung hingga tahun 2009. Tahun 2005, ia maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai calon Bupati Kabupaten Belitung Timur dan berhasil mengantongi suara 37.19 persen bersama pasangannya Khairul Effendi, B.Sc periode 2005-2010.

Sayangnya, jabatan tersebut tidak bertahan lama. Pada 22 Desember 2006 Basuki Tjahaja Purnama resmi menyerahkan jabatannya kepada wakilnya. Ia memilih berhenti karena mau maju Pemilihan Gubernur Bangka Belitung tahun 2007. Dalam pencalonannya itu, presiden RI keempat K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukung Ahok menjadi Gubernur Bangka Belitung.

Namun, ia kalah oleh rivalnya Eko Maulana Ali dari Golkar. Karir politiknya tidak terhenti sampai di sana, pada 2009 ia mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar dan berhasil meraup 119.232 suara dan duduk di komisi II DPR.

Karir politiknya semakin menanjak. Pada tahun 2012, ia keluar dari partai Golkar dan masuk ke partai Gerindra mencalonkan diri sebagai calon wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo sebagai calon gubernur DKI. Pasangan yang diusung oleh PDIP dan Gerindra ini berhasil mengalahkan empat pasangan lainnya .

Kariernya terus melesat, dua tahun menjadi wakil, dia langsung menjadi gubernur pada usia 48 tahun menggantikan Joko Widodo yang terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2014. Pada masa akhir jabatannya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama Saiful Hidayat Djarot maju di Pilgub DKI 2017.

Dalam Pilgub DKI 2017, Ahok diusung oleh Hanura, Nasdem, Golkar, dan PDI Perjuangan. Sebelumnya, Ahok sesumbar maju lewat jalur non partai dengan mengumpulkan KTP oleh relawan Teman Ahok. Namun, detik-detik pendaftaran cagub di KPUD, ia menanggalkan jalur independen dan memilih jalur partai politik. (*)
     
KELUARGA      
Istri         :  Veronica Tan, S.T. [Cerai ]
Anak      :  Nicholas Sean
                   Nathania
                   Daud Albeenner
                                                                     
PENDIDIKAN

SDN 3, Gantung, Belitung Timur, 1977
SMP 1, Gantung, Belitung Timur, 1981
SMA III PSKD Jakarta, 1984
S1, Sarjana Teknik Geologi di Universitas Trisakti Jakarta, 1990
S2, Manajemen Keuangan di Prasetiya Mulya Jakarta, 1994
 

0 Response to "BIIDATA LENGKAP IR. BASUKI TJAHAJA PURNAMA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel