5 Hal Yang harus Dilakukan Jika Anak Bersikap Kurang Ajar Pada Orang Lain
Moms, intervensi dini saat anak bersikap kurang ajar mutlak
diperlukan agar tidak berkembang menjadi karakter buruk yang terbawa hingga dia
dewasa nanti. Jangan mengabaikannya dengan pembenaran “namanya juga masih
anak-anak.”
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Virginia
menyatakan bahwa anak yang bersikap kurang ajar cenderung tumbuh menjadi orang
dewasa yang kasar, tidak bisa menghargai orang lain, dan kurang tata krama.
Sikap anak yang kurang ajar sebenarnya menjadi tanda kalau
dia butuh perhatian serta bantuan untuk mengendalikan amarah, menghadapi rasa
frustasi, serta berkomunikasi dengan cara yang dapat diterima dengan baik
secara sosial.
Nah, ini yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi sikap kurang
ajar anak.
1. Meminta Maaf
Begitu Moms melihat anak bersikap kurang ajar pada orang
lain, segera minta maaf pada yang bersangkutan dan dorong Si Kecil untuk
melakukan hal yang sama.
Selain untuk mencegah situasi menjadi tidak terkendali,
langkah pertama ini akan menunjukkan bahwa Moms menyadari kalau apa yang
dilakukan anak adalah salah.
Setelah meminta maaf, ajak anak menepi dan katakan dengan
sikap tegas tapi kalem bahwa apa yang dilakukannya itu tidak baik. Jangan lupa
berikan juga kesempatan bagi anak untuk menjelaskan alasan dibalik sikap kurang
ajarnya tadi.
2. Hadapi dengan santai
Moms, emosi dan perdebatan sengit bukanlah cara yang efektif
untuk mengatasi sikap kurang ajar anak.
Menurut psikolog anak, cara terbaik untuk meredakan emosi
sekaligus menghindari perdebatan adalah menyatakan dengan tegas kalau sikap
kurang ajar anak itu tidak baik, lalu menatap mata anak selama beberapa detik
tanpa mengatakan apapun.
3. Diskusi tentang Perasaan
Anak usia sekolah sudah cukup pandai untuk memahami
bagaimana rasanya sakit hati, kecewa, atau tersinggung.
Jelaskan bahwa sikap kurang ajarnya bukan hanya akan
menyakiti perasaan satu orang saja, tapi juga membuat suasana menjadi tidak
nyaman bagi banyak orang lain yang ada di sekitar.
Kemudian lanjutkan dengan diskusi tentang cara yang baik dan
sehat untuk meminta perhatian, mengungkapkan rasa tidak senang, meredakan
amarah, atau meluapkan rasa frustasi.
4. Berikan Konsekuensi
Setelah menjelaskan alasan tidak boleh bersikap kurang ajar
dan Si Kecil sudah minta maaf serta berjanji tidak mengulangi perilakunya, Moms
tetap harus memberikan konsekuensi untuk menegaskan “pelajaran” yang
diterimanya saat itu.
Tentu saja bukan dipukul ya, Moms. Ada beberapa alternatif
konsekuensi yang bisa Moms berikan, seperti time out, mengurangi waktu bermain,
tidak membelikan es krim seperti saudaranya yang lain, dan lainnya yang sesuai
dengan usia anak.
Jelaskan pula bahwa bersikap kurang ajar itu dapat merugikan
dirinya sendiri. Selain akan sulit mendapatkan teman, mereka juga bisa
kehilangan banyak kesempatan baik di masa depan.
5. Tegas dan Konsisten
Kunci rahasia mengatasi sikap kurang ajar anak adalah selalu
tegas dan konsisten dalam menerapkan aturan serta tata krama yang berlaku di
rumah.
Tidak hanya secara lisan, tapi juga dengan contoh perbuatan
dalam keseharian. Moms bisa contohkan cara menghadapi perbedaan pendapat dengan
tenang dan bijak, menunggu waktu yang tepat untuk meminta perhatian, dan
sebagainya.
Semakin lama Moms membiarkan anak bersikap kurang ajar, maka
akan semakin sulit untuk mengoreksi perilakunya. Jadi demi kebaikan buah hati,
lebih baik atasi sikap anak dari sekarang.
Apa Moms tahu, hal apa saja yang biasanya membuat anak
bersikap kurang ajar?
0 Response to " 5 Hal Yang harus Dilakukan Jika Anak Bersikap Kurang Ajar Pada Orang Lain"
Posting Komentar