6 Kebiasaan saat Cuci Alat Masak yang Salah, Buruk untuk Kesehatan
Mencuci piring tentu bukan hal sulit. Namun, jika mencuci
piring tidak hati-hati bisa lho berbahaya bagi kesehatan seiisi rumah. Jadi,
cara mencuci piring perlu diperhatikan juga.
Banyak yang menyepelekan kegiatan mencuci piring. Padahal
perabotan seperti piring dan gelas adalah alat yang digunakan untuk makan dan
minum setiap hari.
Mencuci piring dengan cara yang salah hanya akan membuat
bakteri dan kuman tetap bersarang dan berkembang biak lebih cepat di perabotan
makan Anda. Hal ini akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.
TCharles Gerba, seorang ahli mikrobiologi di Universitas
Arizona melakukan penelitian seputar mikroba dan menyimpulkan bahwa 50% hingga
80% dari semua penyakit yang disebabkan oleh kontaminasi makanan berasal dari
rumah.
Selain spons di wastafel yang penuh dengan kuman, ada banyak
kesalahan lain saat mencuci piring yang sangat penting diperhatikan karena
menyangkut kesehatan Anda sendiri.
Berikut 6 kebiasaan mencuci piring yang salah namun sering
tidak disadari.
1. Membiarkan peralatan masak menumpuk
Meninggalkan piring di bak cuci dan membiarkannya menumpuk,
bukan hanya kebiasaan yang malas namun juga bisa berbahaya bagi kesehatan.
Bakteri dapat tetap hidup hingga empat hari di piring bekas Anda makan dan
dapat menyebar ke perabotan dapur.
Belum lagi jika ada saus atau nasi yang telah mengeras, hal
ini akan membuat mencuci piring menjadi lebih sulit. Jika Anda benar-benar
tidak ingin mencuci piring karena ingin bepergian, setidaknya bilas dan tutup
tempat cucian piring tersebut.
2. Menggunakan terlalu banyak sabun
Pernahkah Anda mengeluarkan gelas dari lemari dan mendapati
gelas itu terlihat keruh dan sedikit kotor? Hal ini mungkin karena Anda menggunakan
terlalu banyak sabun pencuci piring.
Terlalu banyak menggunakan sabun akan menghasilkan busa saat
mencuci piring. Busa ini dapat meninggalkan residu atau bekas lengket di piring
dan perabotan Anda, selain itu perabotan makan Anda akan terasa seperti sabun.
Bayangkan jika perabotan tersebut digunakan untuk makan.
Jadi Anda cukup gunakan satu atau dua sendok makan sabun cuci piring.
3. Mencuci dengan Air Dingin dan Spons Pencuci Piring
Suhu yang sempurna untuk mensterilkan piring dan
perabotan adalah sekitar 48 hingga 60°
C. Hal ini merupakan standar untuk
sebagian besar mesin pencuci piring. Tapi untuk mencuci secara manual tangan
Anda sepertinya tidak akan bisa mentolerir suhu panas seperti itu. Anda dapat merendam
cucian dengan air panas terlebih dahulu sebelum mencucinya.
Selain itu spons dapur adalah tempat berkembangnya banyak
bakteri dan kuman. Bahkan, mereka mungkin menjadi benda paling kotor di dapur
Anda. Tingkat kontaminasi tertinggi di dapur dapat ditemukan di spons dan
wastafel pencuci piring.
Ini adalah rumah yang sempurna untuk ribuan bakteri seperti
E. coli dan Salmonella.
Jadi Anda dapat mengganti spons Anda dengan sikat pencuci
piring, yang bisa dibersihkan dan lebih mudah kering sepenuhnya.
Jika Anda menggunakan spons, pastikan untuk menggantinya
setiap minggu dan jaga kebersihannya dengan menggeringkannya setiap selesai
mencuci piring.
4. Mencuci gelas dan pisau kurang bersih.
Ini adalah kesalahan yang sangat umum ketika mencuci pisau
dengan cepat, sejumlah residu tetap tertinggal. Bakteri pada gelas bekas susu
juga sering tertinggal di sudut gelas, bahkan setelah dicuci.
Jadi, Anda harus memeriksanya dengan teliti dan membilasnya
dengan sangat baik agar bakteri tidak tumbuh dengan mudah.
5. Tidak Mencuci Talenan dengan Benar
Untuk mencuci talenan usai digunakan untuk memotong daging
atau sayuran, disarankan untuk membilasnya terlebih dahulu.
Kemudian, tiriskan untuk membiarkan air mengalir dan
kemudian desinfeksi mereka dengan produk atau larutan klorin selama dua menit.
Sebuah kesalahan jika Anda mencucinya dengan spons dan sabun seperti yang
cenderung lakukan.
6. Mencuci di wastafel yang kotor
Wastafel dapur Anda mungkin memiliki lebih banyak kuman dan
bakteri dibandingkan dengan toilet Anda. Disarankan untuk membersihkan wastafel
setiap hari dengan larutan cuka dan soda kue atau cuka dan garam. Dengan cara
ini, semuanya akan tersterilkan saat mencuci piring tanpa menumpuk bakteri
baru.
0 Response to "6 Kebiasaan saat Cuci Alat Masak yang Salah, Buruk untuk Kesehatan"
Posting Komentar