7 Gejala Ini Menandakan Terjadinya Penumpukan Racu Dalam Usus
1. Lelah berkepanjangan
Sekalipun tidur Anda cukup, tapi sepanjang hari Anda tetap
mengantuk.
Ini bisa saja terjadi, karena tubuh Anda bekerja keras
mengeluarkan racun yang masuk ke tubuh.
Jawaban dari rasa mengantuk berkepanjangan ini bukan kopi
atau makanan manis, karena keduanya justru membuat masalah semakin buruk.
Rasa mengantuk dan lelah juga bisa terjadi, karena respon
tubuh terhadap hormon pengganggu yang menurunkan sistem kekebalan tubuh Anda.
2. Berat badan susah turun
Tidak pernah mudah untuk menurunkan berat badan.
Jika Anda berolahraga setiap hari dan mengurangi asupan
kalori dan berat badan tetap tak mau berkurang, Anda boleh curiga ada masalah
hormonal di tubuh Anda.
Fungsi hormon alami kita, sangat dapat dipengaruhi oleh
racun dalam makanan dan produk perawatan pribadi.
Anda membutuhkan detoks dan diet sehat untuk mengembalikan
fungsi tubuh kembali normal.
3. Bau mulut
Anda berulang kali menyikat gigi, mengunyah permen karet,
membilas mulut, dan makan permen pelega tenggorokan, namun bau tak sedap tak
juga menyingkir dari mulut Anda.
Bau mulut sering berhubungan dengan masalah pencernaan, tetapi
dapat juga berarti bahwa hati atau liver Anda sedang berjuang untuk
menyingkirkan racun.
Sampai Anda bisa mengatasi masalah itu dari sumbernya, Anda
dan sekeliling Anda akan terus terganggu dengan bau mulut.
4. Sembelit
Usus menyingkirkan banyak racun setiap hari dari kehidupan
kita.
Ketika sembelit, kita menyimpan semua racun tersebut, yang
akan berefek negatif untuk tubuh kita.
Selain perut tidak enak, sembelit dapat menyebabkan sakit
kepala, nyeri, dan kelelahan.
Sembelit bisa terjadi jika Anda banyak mengonsumsi makanan
olahan yang penuh dengan bahan kimia, pestisida, dan pengawet.
5. Sensitif terhadap aroma
Reaksi keras terhadap bau, terutama wewangian - mungkin
berarti bahwa Anda hanya sensitif terhadap bahan kimia.
Tapi, ini juga dapat berarti bahwa tubuh Anda sedang melawan
racun.
Terutama jika Anda menderita sakit kepala atau sakit perut
hanya karena mencium suatu bau yang tadinya tidak memiliki pengaruh apapun
terhadap Anda.
6. Nyeri otot
Jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang lebih dari
biasanya, maka sakit otot mungkin terjadi karena racun masuk jauh ke dalam otot
dan persendian Anda.
Nyeri otot karena racun biasanya terjadi secara berulang dan
terus-menerus.
7. Reaksi Kulit
Jerawat, ruam, dan masalah kulit lainnya mungkin menandakan
tubuh Anda sudah kelebihan racun.
Jerawat, khususnya, dapat berhubungan dengan racun dalam
makanan atau produk perawatan kulit.
Mata bengkak dan eksim atau psoriasis juga bisa menjadi
tanda bahwa kandungan racun sudah melewati ambang batas yang dapat ditoleransi
oleh tubuh Anda.
Racun dapat menumpuk dalam ginjal, hati, saluran cerna,
kulit, dan organ penting lainnya.
Toksin ini harus dibersihkan, jika anda ingin memiliki tubuh
yang sehat.
Nah, proses untuk mengeluarkan racun ini disebut
detoksifikasi.
Detoksifikasi berguna untuk membersihkan racun dalam tubuh
sehingga pencernaan bekerja dengan baik, serta mencegah sakit persendiaan dan
punggung.
Bukan hanya itu, ketika tubuh anda bersih dari racun maka
kulit makin sehat dan bersinar.
Detoksifikasi dapat dilakukan secara alami dengan pola hidup
sehat dan mengkonsumsi makanan tertentu yang punya kemampuan detoks.
Supaya tubuh anda bersih dari racun berbahaya, jalani gaya
hidup sehat dan perbanyak makanan seperti dibawah ini:
1. Olahraga teratur
Tidak bisa dipungkiri bahwa olahraga sangat dibutuhkan untuk
menjaga kesehatan dan kebugaran.
Keringat yang keluar saat olahraga merupakan toksin yang
berbahaya bagi tubuh, jika tidak dikeluarkan.
Olahraga juga berguna untuk membantu sistem limfa dan
melancarkan sirkulasi darah.
2. Alpukat
Studi oleh American Chemical Society, menemukan bahwa
alpukat diperkaya dengan glutathione, yaitu senyawa yang membantu hati untuk
menyaring racun berbahaya.
Asam lemak dalam buah alpukat berguna untuk menurunkan
kolesterol buruk yang dapat menimbulkan masalah kesehatan, jika tertimbun dalam
tubuh.
3. Mandi sauna
Salah satu metode detoks yang sedang marak saat ini adalah
mandi sauna.
Terapi sauna berguna untuk meningkatkan keluarnya keringat,
mendongkrak metabolisme, serta membantu proses detoks.
4. Lemon
Vitamin C yang berlimpah dalam lemon berguna untuk
mengaktifkan enzim dalam hati.
Buah manis asam ini juga bermanfaat untuk meningkatkan
penyerapan mineral oleh liver.
5. Psyllium
Serat larut ini biasanya terdapat dalam suplemen serat
berbentuk serbuk.
Serat ini akan diubah menjadi gel di dalam usus , kemudian
mengikat senyawa jahat dan membawanya keluar dari tubuh.
6. Bawang putih
Bawang putih mengandung zat pembersih racun dalam hati,
yaitu allicin dan selenium.
Keduanya mampu mengaktifkan kembali enzim yang rusak dalam
hati.
Bawang putih juga membantu dalam mengurangi kolesterol jahat
dalam tubuh.
7. Kurangi makanan berminyak
Untuk mencegah racun menumpuk dalam tubuh, jangan sering
mengkonsumsi makanan berlemak, sate, mie instan, gorengan, dan sebagainya.
Selain sulit dicerna oleh tubuh, makanan seperti itu dapat
menyisakan toksin dalam tubuh anda.
8. Wortel
Semua orang tahu bahwa betakaroten dalam wortel baik untuk
kesehatan mata.
Tapi tahukah anda, ternyata sayur ini juga menjadi salah
satu makanan pembersih racun dalam tubuh?
9. Air hangat
Dengan minum air hangat akan membilas racun dan sisa makanan
yang ada dalam usus.
Racun akan dikeluarkan bersama keringat.
Perbanyak minum air hangat untuk meluruhkan zat kimia dalam
darah.
10. Apel
Senyawa pectin dalam buah apel ampuh untuk membersihkan hati
dari toksin berbahaya.
Dengan rutin makan apel, racun tidak akan mengendap dalam
liver.
11. Air kelapa hijau
Bukan hanya segar di tenggorokan, tapi air kelapa hijau juga
berguna untuk membersihkan usus serta memerangi bakteri dan virus.
12. Kunyit
Bukan hanya efektif sebagai lulur kecantikan, rempah yang
satu ini juga berkhasiat untuk memperbaiki kinerja hati dalam mengeluarkan
racun berbahaya.
Baik bagi anda untuk mengkonsumsinya sebagai minuman jamu
ataupun minum sari kunyit.
13. Yogurt
Minuman olahan susu ini diperkaya dengan lactobacilus
acidophilus dan bifidus yang mendongkrak kinerja kolon dalam mencegah bakteri
dan racun untuk menggandakan diri.
14. Bayam
Sayur hijau ini juga mengandung glutathione yang dapat
memacu produksi enzim, pembersih racun berbahaya dalam tubuh sehingga mudah
dikeluarkan secara total.
15. Kenari
Kacang kenari mengandung omega-3 yang baik untuk menjaga
kesehatan jantung.
Selain itu, biji kenari juga dilengkapi dengan glutathione
yang memudahkan bagi hati untuk mengeluarkan toksin dalam tubuh.
16. Teh hijau
Antioksidan dalam teh hijau efektif untuk menghilangkan
racun dalam tubuh.
Teh hitam maupun hijau efektif untuk menetralisir merkuri
yang mungkin terdapat dalam makanan laut yang dikonsumsi.
Antioksidan alami di dalam minuman sehat ini membantu
mengurangi pembentukan gula dalam darah.
17. Buah kiwi
Dengan rutin minum jus buah kiwi yang kaya antioksidan, maka
racun yang menumpuk dalam tubuh dapat dibersihkan.
Kiwi memang salah satu buah super yang kaya manfaat
kesehatan.
18. Brokoli
Sayur renyah ini mengandung sulforaphane yang menstimulasi
hati dan usus besar, sehingga fungsi organ ini untuk membersihkan toksin dapat
berjalan dengan optimal.
19. Buah bit
Untuk mengurangi lemak dan racun dalam tubuh, salah satu
makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah buah bit. Lihat saja warna buahnya
yang mencolok.
20. Minyak zaitun
Minyak zaitun menyuplai basis lipid ke dalam hati, sehingga
organ penting ini dapat bekerja secara optimal untuk membilas racun dalam
tubuh.
21. Kubis
Untuk membantu kerja liver, perbanyak makan kubis.
Tidak berbeda jauh daripada brokoli, sayur crunchy ini juga
efektif untuk membersihkan racun di dalam tubuh.
0 Response to "7 Gejala Ini Menandakan Terjadinya Penumpukan Racu Dalam Usus"
Posting Komentar