-->

Biodata Lengkap Osvaldo Haay




Biodata Lengkap Osvaldo Haay 
Biodata Lengkap Osvaldo Haay :
Nama lengkap              : Osvaldo Ardiles Haay
Tanggal lahir                : 17 Mei 1998
Umur                               20 Tahun
Tempat lahir                : Jayapura
Tinggi badan                : 1,74 cm
Posisi bermain             : Penyerang
Klub                               : (2015-2016)  Persipura Jayapura Junior
                                         (2016–2017) Persipura Jayapura
                                         2018–            Persebaya Surabaya
Tim Nasional                : Sejak 2017– sekarang



Osvaldo Haay bersama rekannya di Timnas U-22 Indonesia merayakan gol ke gawang Thailand di final Piala AFF U-22 2019, Selasa 26/2/2019) malam.
Osvaldo Haay menjadi penentu sekaligus pahlawan Timnas U-22 Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Penyerang sayap Persebaya Surabaya itu membuat gol kedua bagi skuat Garuda Muda saat mengalahkan Thailand 2-1 pada final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.
Sempat tertinggal 0-1 dari Thailand, Timnas U-22 Indoensia akhirnya mampu membalik keadaan dan menang 2-1. Dua gol Timnas U-22 Indonesia dihasilkan melalui Sani Rizki dan gol penentu juara oleh tandukan mematikan dari Osvaldo Haay.

Osvaldo Ardiles Haay, itulah nama lengkapnya. Dia dilahirkan di Jayapura pada 17 Mei 1998. Berarti usianya masih 20 tahun atau jelang 21 tahun kurang tiga bulan.
Saat ini Osvaldo Haay tercatat sebagai pemain Persebaya Surabaya yang sedang bersiap mengikuti kompetisi Liga 1 2019.  

Biodata dan profil Osvaldo Haay awalnya belum banyak di ketahui, tapi kiprah dan sepak terjangnya di Papua bersama Persipura Jayapura sudah terlihat cukup sejak 2016.
Timnas U-22 Indonesia merayakan sukses menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Skuat Garuda Muda juara setelah mengalahkan Thailand 2-1 di Stadion Nasional Kamboja, Selasa (26/2/2019).
Timnas U-22 Indonesia merayakan sukses menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Skuat Garuda Muda juara setelah mengalahkan Thailand 2-1 di Stadion Nasional Kamboja, Selasa (26/2/2019). (PSSI.org)
Seperti kebanyakan anak-anak di Papua, sepakbola merupakan olahraga yang paling digandurngi di bumi Papua. Osvaldo Haay pun demikian, bermain sepakbola bersama teman-temannya sejak kecil.
Osvaldo Haay pun tumbuh di Jayapura  dan sekil bermain bolanya cukup piawai. Dia terlihat memiliki talenta luar biasa sebagai pemain bola masa depan.
Kesempatan Osvaldo Haay unjuk diri diawali dengan masuk ke tim Persipura junior pada 2015. Bersama tim Mutiara Hitam Muda, kualitas dan kemampuan Osvaldo Haay terus trasah dan makin mengkilap.

Osvaldo Haay mendapat kesempatan masuk dan tampil di skuat untuk Indonesia Soccer Championship A 2016.
Lantaran kemampuan dan skilnya bagus, tim Persipura Jayapura menarik Osvaldo Haay ke tim senior. Saat itu Persipura Jayapura diarsiteki Alfredo Vera.    
Osvaldo Haay melakoni debutnya bersama Persipura di Liga 1 saat melawan Bali United Pusam FC. di pekan kedua pada 2016.
Setelah itu, Osvaldo Haay juga bermain sebagai pemain pengganti saat Persipura Jayapura melawan Semen Padang.

Osvaldo Haay bersama Persipura Jayapura tidak lama. Dia melanjutnya karir dan perjalanan dengan bergabung ke Persebaya Surabaya pada Liga 1 2018.
Persebaya Surabaya Pertanyakan Panggilan Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto ke Timnas U-22 Indonesia
Persebaya Surabaya Pertanyakan Panggilan Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto ke Timnas U-22 Indonesia
Dia hijrah ke Green Force Persebaya atas peran Alfredo Vera yang saat itu menukangi tim kebanggaan Arek-arek Suroboyo ini.

Awalnya di Persebaya Surabaya, kemampuan Osvaldo Haay belum terlihat dan optimal. Tapi dia 'ngamuk' mulai pertengahan musim Liga 1 2018. Kala itu ada transisi peralihal pelatih Persebaya Surabaya, dari Alfredo Vera ke Djadjang Nurdjaman.
Kesempatan bermain Osvaldo Haay juga lebih banyak. Bersama Persebaya Surabaya di bawah racikan Djadang Nurdjaman, Osvaldo Haay tidak cuma bermain di penyerang sayap. Dia juga bisa melakoni peran sebagai striker murni.

Peran striker murni dilakoni Valdo -panggilan Osvaldo Haay- setelah David da Silva cedera panjang.
Bermain sebagai striker di Green Force Persebaya, ternyata Valdo tampil garang dan trengginas. Sebanyak 11 gol mampu digelontorkan Valdo ke gawang lawan-lawannya di Liga 1. Dia tercatat sebagai pemain tersubur kedua Persebaya setelah David da Silva dengan 20 gol.

Karir di Timnas  Indonesia 
Talenta Valdo yang cukup mengkilap sejak di Persipura Jayapura dan berlanjut di Persebaya Surabaya, membuat namanya dilirik Timnas Indonesia.
Valdo mulai menjalani karir bersama Timnas Indonesia di level muda. Dia sempat dipanggil dan masuk pemusatan latihan (TC) bersama Timnas U-19 pada 2017.
Selain itu, Valdo juga terjaring dan masuk ke skuat Timnas U-23 Indonesia yang dipersiapkan ke Asian Games 2018. Saat itu Timnas U-23 Indonesia ditangani pelatih Luis Milla.
Sayang, Osvaldo Haay gagal masuk skuat utama tim racikan Luis Milla untuk tim Asian Games 2018. Luis Milla lebih memilih Febri Haryadi, Saddil Ramdani, dan Irfan Jaya dalam skema timnya.
Kendati gagal menembus skuat utama Garuda Muda Asian Games 2018, sepak terjang Osvaldo Haay di Persebaya Surabata tidak meredup.

Osvaldo Haay saat berlatih bersama Timnas U-22 Indonesia. Alasan Indra Sjafri Tetap Masukkan Osvaldo Haay di Skuat Piala AFF U-22 Indonesia
Osvaldo Haay saat berlatih bersama Timnas U-22 Indonesia. Alasan Indra Sjafri Tetap Masukkan Osvaldo Haay di Skuat Piala AFF U-22 Indonesia (Kompas.com)
Bahkan, pemain yang memiliki nomor punggung 20 di Persebaya Surabaya ini dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Liga 1 2019 oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1.
"Sangat pantas, Valdo menjadi pemain muda terbaik. Dia punya kualitas dan kekammpuannya akan terus berkembang, usianya masih muda," ucap Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya Surabaya, usai Liga 1 2018 berakhir.

Osvaldo Haay pun akhirnya kembali dipanggil dan masuk timnas U-22 yang diproyeksikan ke Piala AFF U-22 2019. Indra Sjafri sebagai pelatih tak ragu memanggil Valdo ke skuat Garuda Muda besutannya.
Saat menajalani pemusatan latihan (TC), Valdo sejatinya tidak bisi mengikuti secara optimal. Di akhir pemusatanan latihan Timnas U-22 Indonesia, Valdo terpaksa izin keluar untuk menjalani trial bersama salah satu klub di Spanyol.
Valdo meninggalkan Timnas U-22 Indoensia selama dua pekan lantaran trial bersama klub kasta kedua di Spanyol, CD Numancia untuk latihan.

“Awalnya dapat undangan dari Presiden klubnya (DC Numanicia) untuk latihan sekaligis nonton pertandingan di sana,” kata Osvaldo Haay.
Trial bersama CD Numanica juga mendapat restu dari Indra Sjafri. Awalnya Indra Sjafri memberi saran supaya tidak usah ikut trial, tapi supaya DC Numancia langsung merekrut Osvaldo Haay. Alasnnya, kualitasnya sebagai Timnas Indonesia sudah teruji.
Lantaran trial bersama CD Numanicia, Valdo pun tidak bisa ikut membela Timnas U-22 Indoensia beruji coba lawan tiga tim Liga 1, yakni Bhayangkara FC, Arema FC dan Madura United.

Kendati tak ikut uji coba, Indra Sjafri memberi garansi Valdo tetap masuk tim utama Timnas U-22 Indonesia yang dibawa dan tampil pada Piala AFF U-22 2919 di Kamboja, 17-26 Februari 2019.
Keputusan Indra Sjafri akhirnya berbuah manis. Osvaldo Haay menjadi penentu juara Timnas U-22 Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 untuk kali pertama.
Selamat Timnas U-22 Indonesia, terus catat prestasi internasional !!! 
  



0 Response to "Biodata Lengkap Osvaldo Haay"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel