Si Kecil Mengidap Autisme, Ibu Harus Apa?
Dikaruniai anak dengan kondisi istimewa, seperti autisme
misalnya, merupakan tantangan bagi orangtua. Bukan apa-apa, pasalnya setiap
orangtua tentu menginginkan anaknya tumbuh dan berkembang selayaknya anak-anak seusianya.
Sementara anak dengan autisme biasanya akan mengalami
kesulitan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.
Hal inilah yang kemudian memunculkan rasa cemas di benak orangtua.
Padahal, sebenarnya Si Kecil bisa kok tumbuh dan memiliki
kemampuan yang setara dengan teman-temannya. Namun, hal ini tentu tidak mudah
dan memerlukan usaha dan ketelatenan orangtua dalam mendampingi setiap langkah
perkembangannya.
Beberapa tips berikut mungkin bisa dicoba orangtua untuk
membantu anak dengan autisme bisa memiliki kehidupan sosial yang normal.
1. Kenalkan Segala Bentuk Emosi
Anak dengan autisme bukannya tidak mengerti emosi atau
bahkan tak memiliki emosi sama sekali. Mereka tetap bisa marah, sedih, dan
senang. Namun, mereka tak tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaan mereka
pada orang lain dengan tepat. Oleh sebab itu, pelajaran pertama yang harus
diberikan adalah mengajarinya memahami berbagai emosi yang ada.
Ibu bisa gunakan alat peraga agar hal ini menjadi pelajaran
yang menyenangkan. Misalnya dengan menggunakan biskuit dan menghiasinya dengan
krim cokelat atau permen di atasnya, menyerupai wajah dan ekspresi manusia.
Buat wajah orang dengan berbagai emosi, seperti marah, sedih, tersenyum dan
kemudian diskusikan dengan Si Kecil.
Ibu juga bisa menggunakan karakter kartun kesukaan sang buah
hati. Saat ia menonton kartu kesukaannya, coba tanyakan padanya emosi apa yang
ditunjukkan oleh karakter kartun yang ia tonton tersebut. Setelah itu, jelaskan
padanya, kapan dan dalam kondisi seperti apa saja, emosi-emosi tersebut akan
muncul.
2. Bermain Peran
Untuk melatih kemampuan sosialnya, ibu bisa mengajak Si
Kecil bermain peran. Ciptakanlah berbagai situasi yang mungkin akan anak alami
nanti. Mulailah untuk membentuk suatu kondisi dan kemudian diskusikan dengan Si
Kecil apa saja yang harus ia lakukan dan bagaimana caranya.
Misalnya, kondisikan bila Si Kecil memiliki satu kue
sementara ada satu orang temannya saat itu. Lalu, tanyakan padanya apa yang
harus ia lakukan. Buat ia mengerti dan jelaskan bagaimana ia harus bersikap.
Tentu hal ini harus terus-menerus dilakukan dan selalu
mencoba dengan kondisi serta situasi yang berbeda pula. Dengan begini, sang
buah hati akan semakin tahu bagaimana ia harus bersikap di depan
teman-temannya.
3. Pastikan Asupan Nutrisi Anak Selalu Cukup
Dalam mengajarkan tentang sosialisasi, fokus utamanya memang
adalah mendidik dan membantu sang buah hati belajar bersosialisasi dan
berkomunikasi. Namun, salah satu faktor yang tak kalah penting untuk dilakukan
adalah memberikan Si Kecil makanan sehat nan bernutrisi tinggi.
Beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh anak dengan
autisme yaitu makanan yang mengandung lemak omega 3 yang tinggi seperti ikan
tuna dan salmon.
Selain itu perbanyak makanan yang mengandung vitamin serta
mineral yang tinggi, contohnya pada buah-buahan dan sayuran.
0 Response to "Si Kecil Mengidap Autisme, Ibu Harus Apa?"
Posting Komentar